Langsung ke konten utama

DIA SI HILANG

Hidup punya sendi untuk berputar
Seisinya juga mengikutinya
Beribu – ribu macam kehidupan
Namun cintaku padamu yang begitu mengalir
Andai aku tuhan
Akan ku kirimkan malaikat – malaikat ku yang lembut, yang halus untuk
menggantikan pelukanku, cumbuanku, dan mesraku
malam sirna tanpa kerinduanmu
aku seperti gelandangan mengais dijalan trotoar
hidupku pudar memutar
cinta kasihku berlandaskan ayat suci di hatiku
Dalam malam ku bergelut dosa do’a dalam sajadah panjang
Tapi aku tak mendengar bisikan tuhan
Apa mungkin tuhan juga mencari dia si kekasih
Tuhan kau punya bermacam malaikat
Kirimkan malaikatmu, jaga tetesan air di kelopak matanya
Rinduku sudah terkapar
Sayangku terbakar
Cintaku hangus tersayat gelora cinta ayat suci
Oh Tuhan, licik kah dirimu
Kau sembunyikan sinar terang dihatiku
Seakan –akan kau buat drama tanpa akhir
Mulut – mulut malaikat kau bungkam, kau tutupi kain nodamu
Dimana dia?
Aku bertanya pada siapa?
Tuhan, teganya kau sembunyikan dia disaat mataku terpejam
Ribuan sujud telah ku lakukan di pangkuanmu
Deras aliran mataku membasahi malam itu
Keluarkan dia Tuhan!
Aku sadar, aku hanya hambamu yang kehilangan cinta
Cinta terbakar amarah
Amarah yang terendam oleh dosa


Komentar